Menumbuhkan Sikap Tanggung Jawab Pada Anak – Bagian 3

Mulailah memberikan pelajaran kepada anak-anak tentang rasa tanggung jawab mulai dari hal-hal kecil, seperti usahakan anak selalu membereskan mainan ketika dia selesai bermain, atau biasakan anak mencuci piring atau gelas hanya bekas dia makan dan minum, atau juga dengan cara membiasakan buang sampah pada tempatnya. Jadikan ini menjadi sebuah kebiasaan, tentunya jika hal kecil ini bisa dijalankan dengan baik, berikutnya anak bisa diajarkan rasa tanggung jawab yang sedikit lebih besar. Contoh dalam hal ketika anak bertengkar dengan temannya. Mengajarkan anak minta maaf merupakan salah satu bentuk pengajaran rasa tanggung jawab kepada anak. Tentunya hal ini orang tua haruslah bersikap adil, kemudian setelahnya memberikan penjelasan dan pengertian tentang pentingnya keberanian meminta maaf.

Langkah yang terakhir adalah dengan cara mengulang pembelajaran yang telah mereka alami agar mereka lebih paham dan juga selalu membiasakan langkah-langkah sebelumnya. Dengan begitu, rasa tanggung jawab akan lebih mudah melekat dalam diri anak-anak kita sehingga dalam kehidupannya di masa depan, rasa tanggung jawab akan selalu mendasari segala tingkah lakunya. Itulah pentingnya mengajari anak tanggung jawab.

Ingat, rasa tanggung jawab bukanlah faktor genetik, jadi jangan bosan memberikan bimbingan dan arahan serta mengingatkan akan pentingnya rasa tanggung jawab. Selain itu, memberikan contoh juga merupakan salah satu metode yang cukup baik dilakukan agar anak bisa paham dan mengerti tentang tanggung jawab. Pahami betul perkembangan anak, baik perkembangan fisik maupun mentalnya. Sehingga orang tua akan mengetahui secara tepat metode apa yang cocok untuk menerapkan rasa tanggung jawab terhadap anaknya.

Infografis : sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.