Bagaimana Peran Orang Tua Untuk Membantu Anak Percaya Diri

Memiliki rasa percaya diri harus ditanamkan sejak usia dini. Untuk membangun rasa percaya diri pada anak ini pentingnya peran positif dari orang tua. Sebagai orang tua, pastinya mengharapkan buah hatinya memiliki kepercayaan diri agar dapat bersaing di lingkungan masyarakat khususnya di dunia kerja nantinya.

Menurut salah satu pakarpsikologi UI, kepercayaan diri sebaiknya ditanamkan sedini mungkin ketika anak sudah membentuk kemandirian dirinya. Dalam kondisi tersebut, peran orangtua sangat dibutuhkan dalam perilaku sehari-hari.
Misalnya, orangtua meminta tolong kepada anak, “Dek, tolong buang sampah di meja. Terima kasih.” Kegiatan sederhana ini dapat membuat anak menjadi yakin atas dirinya sendiri dan merasa mendapat penghargaan.

Sebaliknya, ada beberapa ciri atau keadaan di mana anak belum memiliki rasa percaya diri misalnya anak belum berani mengekspresikan apa yang ada di dalam diri atau pikirannya. Rasa takut berbuat salah ketika mencoba sesuatu hal baru serta kurangnya rasa inisiatif untuk memulai atau mengawali sesuatu.

Berikut beberapa infografis bagaimana peran orang tua untuk membantu anak percaya diri.

Infografis : sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.