Yang Sebaiknya Dilakukan Ketika Nilai Rapor Anak Kurang Memuaskan

Ayah bunda mungkin akan marah, pusing dan kecewa. Beberapa perasaan seperti itu akan muncul ketika mengetahui bahwa nilai rapor anak kurang memuaskan, sungguh malapetaka bagi orangtua. Pastinya sebagai orangtua kita akan kecewa dengan hasil yang diterima. Dan berujung pada sebuah kemarahan, sehingga memberikan ceramah dan hukuman pada anak. Perlakuan tersebut tujuannya agar anak semangat belajar. Namun tahukah anda bahwa apa yang Anda lakukan tadi justru semakin membuat anak tertekan. Akibatnya anak akan terpukul dan semangat belajarnya menurun.

Sungguh sangat tidak nyaman menerima rapor anak dengan beberapa nilai dibawah standar minimal. Ketidaknyamanan yang diakibatkan oleh rasa kecewa atas nilai-nilai tersebut dan sedikit rasa malu saat gurunya menunjukkan nilai tersebut kepada kita. Akan tetapi sebenarnya anak yang mendapatkan nilai-nilai tersebut lebih tidak nyaman daripada kita. Mendapatkan nilai yang kurang baik itu sendiri tidak nyaman, mereka juga tidak nyaman saat akan menghadapi respons kedua orang tuanya, dan mereka sendiri mungkin merasa malu terhadap teman-teman yang mendapatkan nilai lebih baik dari dirinya. Pendidikan merupakan bekal yang penting untuk anak karena nantinya bekal ilmu yang diperoleh dari pendidikan dapat mengantarkan anak ke masa depan yang diinginkan. Walaupun begitu, menjalani proses belajar tidak selalu menghasilkan hasil yang memuaskan. Ada kalanya mereka mendapatkan hasil belajar yang tidak sesuai dengan harapan kita sebagai orangtua.

Banyak faktor yang mempengaruhi tidak stabilnya nilai rapor anak, nilai rapor anak merah misalnya. Ada kalanya anak akan mengalami kenaikan atau penurunan nilai rapor secara drastis. Banyak faktor yang dapat menyebabkan nilai rapor anak merah, baik dari lingkungan maupun dari motivasi dalam diri si anak. Ketika orangtua hanya menyalahkan anak yang membuat nilai rapor merah, ada baiknya jika orangtua juga melakukan introspeksi diri, bahwa sebenarnya peran orangtua dalam pendidikan sekaligus dalam nilai dari hasil belajar juga sangat dibutuhkan untuk mewujudkan hasil yang memuaskan.

Ada beberapa saran bagi kita sebagai orangtua, yang sebaiknya dilakukan untuk menyingkapi rapor anak yang kurang memuaskan. Antara lain sebagai berikut dibawah :

1. Cari penyebabnya

Ketika mengetahui bahwa nilai rapor anak kurang memuaskan, sebaiknya lakukan evaluasi tentang cara belajar atau hal lain yang mungkin dapat menyebabkan nilai anak menjadi menurun. Hindari petanyaan yang menghakimi. Sebaiknya Anda mengajukan pertanyaan yang membantu merefleksi nilai rapornya. Misalnya mengajukan pertanyaan, seperti ini, “menurutmu apakah nilai rapormu sudah termasuk baik?” Apakah kamu sudah merasa puas ataukah masih perlu diperbaiki? Pertanyaan tersebut bisa membuat anak berpikir bahwa ia harus merubah cara belajarnya agar mendapat nilai yang lebih baik lagi.

2. Diskusikan dengan anak

Banyak orangtua yang hanya mampu memarahi anaknya ketika mendapati nilai rapor anak merah. Nilai merah dalam rapor sang anak sebenarnya bukan sepenuhnya kesalahan dari anak walaupun pendidikan merupakan tanggung jawab sepenuhnya si anak. Peran orangtua dalam pendidikan anak juga sangat dibutuhkan. Ada baiknya Anda mendiskusikan apa yang membuat nilai rapor anak merah dan perbarui cara-cara lain yang bertujuan untuk meningkatkan nilai rapor anak.

Dengarkan setiap uneg-uneg yang tersimpan didalam hatinya sehingga anak mendapatkan nilai rapor merah. Sebagai orangtua kita harus memahami segala emosi yang dirasa oleh anak. Dengarkanlah segala ceritanya sampai anak selesai bercerita. Dengan begitu hubungan komunikasi kita dengan anak akan baik. Dan mengetahui apa yang menyebabkan nilai rapornya kurang memuaskan.

3. Jadikan pengalaman untuk perbaikan

Biarkan nilai rapor anak yang menurun menjadi pelajaran bagi anak. Jelaskan bahwa nilai rapor sang anak yang merah perlu diperbaiki agar mereka dapat mengimbangi prestasi teman-teman sebaya-nya. Pengalaman mengenai nilai rapor yang jelek akan membuat anak mampu mengambil tindakan inisiatif untuk perbaikan dirinya. Nilai rapor anak merah bukanlah suatu kesalahan yang fatal dan harus menjadi bahan sebagai alasan untuk memarahinya. Lakukan introspeksi pada diri kita sebagai orangtua yang juga berperan penting dalam pendidikan anak.

Banyak cara untuk menghadapi nilai rapor merah anak, tidak perlu melakukan kemarahan yang berlebih kepada anak yang mungkin saja juga dapat menimbulkan ketakutan kepada orangtuanya. Jadilah orangtua yang dianggap sebagai teman lebih baik daripada menjadi orang tua yang ditakuti anak.

Dikutip dari berbagai sumber : kesekolah.com & biropsikologi.info
Gambar : zettamedia.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.