Ada mukjizat kala orangtua berhasil melayani RAJA kecilnya

Ternyata, jika orangtua berhasil menjaga perilaku terhadap anak usia dini, dengan menganggap mereka adalah RAJA yang punya kerajaan bermain, akan berdampak baik bagi perkembangan psikologisnya. Menurut Munif Chatib dampak tersebut sebagai mukjizat yang akan muncul ketika orangtua berhasil mendidik anak pada masa tujuh tahun pertama mereka. Berikut Mukjizat-mukjizat tersebut :

  1. Muncul bakat terpendam dalam diri anak. Lingkungan rumah yang tenang, bebas dan anak diberi kesempatan leluasa untuk menjelajah rasa ingin tahunya, akan berpengaruh baik pada perkembangan otak anak. Rasa suka akan menyelimuti diri anak sehingga jika orangtuanya selalu menghargai rasa suka anak ini tanpa tekanan dan larangan, maka bakat anak akan tampak.
  2. Kepercayaan anak terhadap orangtua tumbuh subur. Ketika orangtua berhasil menjadikan anak pada usia 7 tahun pertama menjadi seorang RAJA kecil yang harus dilayani, perhatian orangtua tersebut akan menumbuhkan rasa percaya anak kepada orangtuanya. Anak akan merasa aman dan tentram jika berada dekat dengan orangtua. Hal ini mengakibatkan, pada masa 7 tahun kedua, anak akan selalu menuruti perintah orangtua dan tidak ada kecendrungan untuk membangkang.
  3. Kesiapan anak dalam menghadapi masa ketaatan. Masa 7 tahun kedua, ketika anak berstatus sebagai PEMBANTU atau masa ketaatan adalah masa yang paling banyak menimbulkan konflik hubungan antara orangtua dan anak. Pada masa itu, anak sudah menginjak masa praremaja dan remaja. Ternyata keberhasilan hubungan antara orangtua dan anak pada masa 7 tahun pertama. Anak akan sengang mendengar nasihat orangtua, mengikuti saran-saran, dan menerima dengan lapangan dada larangan-larangan yang masuk akal.
  4. Ketenangan psikologis anak selama masa berikutnya. Pada hakikatnya, fondasi ketenangan anak masa praremaja, remaja, hingga dewasa, berawal dari kebebasan dan pengalaman yang diperoleh selama masa 7 tahun pertamanya. Ketenangan dan kesabaran pada masa remaja seorang anak berhubungan erat dengan aktivitas dan kenakalannya semasa kecil. Oleh karena itu, Rosulullak Saw., dalam salah satu hadits nya mengatakan, “Betapa baiknya masa kecil seorang anak yang dilalui dengan penuh aktivitas dan penuh kenakalan sehingga masa dewasanya akan menjadi orang yang tenang dan penyabar.”

Sumber : Buku Orangtuanya Manusia karya Munif Chatib
Gambar : duta.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.